breaking news New

Jangan Kuliah di Austria Sebelum Kamu Baca Beberapa Hal Ini!

Kuliah di Austria Kuliah di Austria

Austria adalah negara modern, kosmopolitan dan efisien. Negara ini terkenal dengan sistem pelayanan publiknya yang terorganisasi dengan baik mulai dari sistem transportasi, perumahan modern, perawatan kesehatan dan perbankan.

Walaupun demikian, ada juga berbagai hal yang mungkin membuatmu sedikit kaget saat pertama kali tiba di Austria. Apa sajakah hal-hal tersebut? Simak penjelasannya berikut ini.

Kendala Bahasa

Seperti yang sudah kita tahu, sebagian besar masyarakat Austria berbahasa Jerman.

Memang sudah banyak orang di negara ini yang bisa berbahasa Inggris, namun mereka terlihat lebih nyaman untuk bercakap-cakap dengan bahasa Jerman.

Bagi kamu yang berminat untuk kuliah di Austria, pastikanlah untuk sudah memahami dasar-dasar bahasa Jerman. Jika tidak, kamu mungkin akan sedikit frustrasi karena hampir semua hal di negara ini, termasuk instruksi-instruksi di tempat publik, disampaikan dalam bahasa Jerman.

Jika kamu mencoba untuk berbicara dengan bahasa Inggris ke orang Austria, pastikanlah terlebih dahulu bertanya, “Can you speak English?”. Hal ini jauh lebih sopan daripada langsung mengajak bicara dalam bahasa Inggris, menganggap mereka sudah pasti mengetahui dan mau bercakap-cakap dalam bahasa asing. Jangan lupa, tetaplah bersikap sopan. Sebisa mungkin, selalu katakan “Please” dan “Thank You”.

Karakteristik orang Austria Pada dasarnya, orang Austria sangat ramah dan bersikap terbuka pada warga negara asing. Jika kamu kesusahan, mereka tak akan segan-segan membantumu.

Satu sifat yang mungkin membuatmu agak terkejut adalah sikap mereka yang sangat bangga pada negaranya. Mungkin hal ini sedikit terkesan sombong, namun sebenarnya ini hanyalah bentuk ekspresi kebanggaan mereka terhadap bangsanya. Perlu diketahui, Austria adalah salah satu negara paling mandiri di Eropa. Mereka lebih banyak menggunakan produk-produk lokal daripada barang-barang yang diimpor dari negara lain.

Transportasi

Sistem transportasi di Austria merupakan salah satu yang paling efisien di Eropa. Selain harganya terjangkau, berbagai transportasi publik juga sangat efisien dan efektif, menjangkau hampir seluruh wilayah kota. Bahkan, kamu bisa tinggal di Austria seumur hidup tanpa perlu memiliki kendaraan pribadi.

Yang justru membuat shock adalah jika kamu memiliki mobil pribadi. Biasanya, tempat parkir yang tersedia sangatlah terbatas, bahkan di ruang publik. Kamu mungkin harus berputar-putar terlebih dahulu, menghabiskan waktu yang agak lama jika ingin parkir.

Belanja

Satu hal yang perlu kamu perhatikan, sebagian besar supermarket di Austria tutup setelah pukul 7 malam di hari Minggu. Jadi, jika kamu sibuk kuliah dari hari Senin sampai Sabtu, pastikan juga untuk meluangkan waktu untuk berbelanja bahan makanan di minggu pagi atau siang. Satu lagi, di Austria obat-obatan tidak bisa dibeli bebas di supermarket. Kamu harus pergi ke apotek khusus untuk mendapatkan obat-obatan sehari-hari.

Koneksi Internet

Untuk memasang koneksi internet di tempat tinggalmu, kamu harus mempunyai rekening bank terlebih dahulu. Hal ini mungkin sedikit merepotkan bagi pelajar yang baru datang, karena pembuatan waktu rekening bank ini bisa memakan waktu berminggu-minggu.

Namun jangan khawatir, sangat banyak tempat-tempat publik yang menyediakan fasilitas wi-fi gratis.

Republik Austria adalah sebuah negara yang terkurung daratan di tengah-tengah Eropa Tengah. Berbatasan dengan Jerman dan Ceko di utara, Slowakia dan Hongaria di timur, Slovenia dan Italia di selatan, dan Swiss dan Liechtenstein di barat. Ibukotanya adalah Vienna. Austria terkenal dengan musik klasiknya. Negara ini dahulu kala jauh lebih besar dan merupakan bagian dari kekaisaran Austria-Hongaria.

Austria adalah negara dengan sistem demokrasi representatif parlementer yang terdiri dari sembilan negara bagian federal, dan menjadi salah satu dari dua negara Eropa yang mendeklarasikan kenetralannya.

Masyarakat Austria adalah masyarakat Eropa dengan gaya hidup liberal dan sekuler yang cukup berbeda dengan pola masyarakat yang banyak dikenal di Indonesia. Persiapan mental untuk menghadapi kehidupan di tengah masyarakat Austria adalah sangat perlu, agar di satu sisi bisa menempatkan diri, dan di sisi lain bisa menyaring hal-hal yang pantas untuk ditiru.

Iklim

Iklim Kehidupan di Austria adalah mirip kehidupan di Eropa Barat lainnya. Dengan iklim kontinentalnya, Austria memiliki 4 musim, dengan suhu di musim dingin (Desember-Maret) sekitar -20°C dan musim panas (Juni-September) mencapai 40°C.

Sebagian besar kota universitas di Austria ada di dataran rendah. Wina terletak di tepi sungai Donau pada ketinggian sekitar 100 meter di atas permukaan laut. Kota yang terletak di atas pegunungan Alpen adalah Innsbruck, pada ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut, dan udaranya relatif lebih dingin.

Karena faktor iklim ini, pendatang baru di Austria dianjurkan untuk mempersiapkan pakaian yang sesuai. Di Indonesia, pakaian musim dingin bisa didapat di department store yang menjual pakaian untuk ekspor.

Biaya Hidup

Biaya hidup di Austria termasuk tinggi di antara negara-negara Uni Eropa lainnya, akan tetapi hal tersebut bervariasi tergantung kota/daerah tempat kita menetap dan gaya hidup kita.

Salah satu komponen biaya hidup yang tinggi adalah upah tenaga manusia, oleh karena itu sebaiknya calon mahasiswa mempersiapkan diri sedapat mungkin untuk dapat melakukan banyak hal secara mandiri seperti memasak, membetulkan peralatan elektronik yang rusak, dan sebagainya.

Menurut ÖEAD, secara umum biaya hidup mahasiswa adalah sebagai berikut:

  • Akomodasi: € 310
  • Makanan:€ 220
  • Kebutuhan individu: € 270
  • Biayanya rata-rata per bulan: € 800

Bahasa

Bahasa Jerman menjadi bahasa resmi pemerintahan dan digunakan oleh hampir keseluruhan penduduk Austria. Namun, dialek Jerman di Austria dan di Jerman berbeda.

Hampir semua kawasan menggunakan dialek Austro-Bavaria kecuali di barat Austria (Vorarlberg) yang menggunakan dialek Alemanik (Alemannic).

KBRI di Austria

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Austria Gustav Tschermakgasse 5-7, A-1180, Wien, Austria.

  • Phone: (43-1) 47-623
  • Fax: (43-1) 479-0557
  • Email: info@kbriwina.at
  • Website: www.kbriwina.at

Pendidikan di Austria

Seperti halnya di Indonesia, perguruan tinggi di Austria bisa dikategorikan menjadi 5 yaitu: Universitas (Universitäten), Universitas Seni (Kunstuniversitäten), Universitas Terapan atau Politeknik (Fachhochschulen), University Colleges of Teacher Education (Pädagogische Hochschulen), dan Universitas Swasta (Privatuniversitäten). Masing-masing mempunyai peraturan, persyaratan dan program yang berbeda-beda.

Alasan Kenapa Kuliah di Austria

Kualitas pendidikan di Austria bisa jadi sama dengan negara-negara lain di Eropa.

Namun, ada satu hal yang bikin Austria itu istimewa, perpustakaannya. Tahukah kamu bahwa Perpustakaan biara terbesar di dunia terletak di Austria?

Di biara tersebut perpustakaannya memiliki berbagai koleksi manuskrip kuno yang sangat langka. Perpustakaan Biara ini secara garis besar dibagi menjadi 3 bagian. Ada sekitar 200 ribu buku di perpustakaan peninggalan era Barok akhir itu. Wah, seru kali ya jalan-jalan di perpustakaan itu.

Pada bagian atas langit-langit bangunan perpustakaan, terdapat ukiran dan 7 karya lukisan yang sangat indah yang merupakan karya dari Bartolomeo Altomonte. Usia dari lukisan tersebut sudah berusia sekitar 80 tahun. Jika ditelusuri arti nama Biara, biarawan adalah orang yang bertanggungjawab memelihara berbagai buku langka dan kuno serta menyimpan buku-buku tersebut di perpustakaan demi kepentingan generasi yang akan datang.

Biaya Kuliah

Tuition fee (atau kita biasa menyebutnya sebagai uang SPP) per semester di universitas di Austria sangatlah murah (dibandingkan mayoritas universitas di Indonesia), yakni 363,36 EUR per semester. Ditambah biaya ÖH Beitrag (student union membership fee) 16,5 EUR per semester, menjadikan biaya semesteran kita “hanya” sekitar 380 EUR per semester. Tidak ada biaya SKS di Austria.

Hal ini juga yang menyebabkan banyak pelajar dari Indonesia yang menuntut ilmu di negeri ini. Orang mengatakan: kualitas (pendidikan) bintang lima, harga kaki lima.

Jenis Beasiswa

Salah satu beasiswa yang bisa kita gunakan untuk kuliah di Austria adalah Erasmus Mundus.

Beasiswa Erasmus Mundus adalah bantuan hibah dari Uni Eropa yang bertujuan untuk mendorong dan membuka kesempatan kepada mahasiswa/i lulusan S1 yang memenuhi syarat dari negara-negara di luar Uni Eropa untuk mengikuti Program-program Magister Erasmus Mundus tertentu di Eropa dalam jangka waktu 1-2 tahun.

Nah, itulah beberapa fakta tentang studi di Austria yang patut kamu ketahui.

Dikutip dari beberapa sumber dan penambahan secukupnya.